Tips Jualan Online – Bingung Harus Closing Kaya Gimana?? Ini Dia 5 Jenis Closing Dalam Berjualan

Tips Jualan Online – Bingung Harus Closing Kaya Gimana?? Ini Dia 5 Jenis Closing Dalam Berjualan

Bingung Harus Closing Kaya Gimana?? Ini Dia 5 Jenis Closing Dalam Berjualan

Suka susah closing pada saat berjualan? So di video kali ini kita akan membahas 5 tips supaya closing pada saat jualan bisa lebih mudah. Sebelum kita masuk ke 5 tips, salam kenal dulu saya dengan Samuel di video kali ini kita akan membahas 5 tips untuk bisa closing dengan cepat, dengan enak.

Anda harus tahu bahwa untuk bisa closing dengan cepat dan enak kita harus mengenal yang namanya karakter konsumen, karakter konsumen itu dibagi ke dalam 3 bagian. Yang pertama adalah konsumen sebelum membeli, sebelum memutuskan, sebelum dia memiliki produk yang anda tawarkan dia akan mencari terlebih dahulu. Setelah mencari dia akan mempelajari terlebih dahulu kemudian terakhir baru dia akan membeli apa yang anda tawarkan. Nah, disaat membeli itu juga kadang-kadang banyak drama seperti dia akan nanya-nanya dulu cari review dulu dan sebagainya. Setelah dia membeli dia akan memutuskan apakah produk yang ditawarkan oleh anda ini cocok buat dia pakai atau tidak, kalau ternyata dia cocok maka dia akan berlangganan ataupun membeli kembali produk yang pernah anda tawarkan. Jadi tugas seorang sales adalah mengclosing.

Ada dua segmen market yang pertama adalah kita mengclosing ke segmen market yang sifatnya perusahaan, yang kedua kita bisa mengclosing ke segmen market yang sifatnya retail dan caranya pun berbeda tapi pada intinya ketika kita closing itu kita harus mengerti bahwa closing adalah proses tukar menukar dari informasi yang kita berikan, jasa yang kita tawarkan ataupun produk yang kita tawarkan dengan sebuah uang. Kadang-kadang closing itu tidak selalu urusannya dengan duit misalnya kita dengan antara informasi dan email, antara informasi dengan nomor telepon, informasi dengan referral kita dapet referral itu dari orang yang kita tawarkan. Ketika teman-teman akan closing kalau sampai si konsumen tidak membeli produk itu usahakan kita bisa mendapatkan sesuatu yang lain misalnya kita bisa dapat nomor teleponnya, WhatsAppnya, emailnya ataupun dapat referensi yang lain. Kalau misalnya kita bisa mendapatkan hal-hal seperti itu berarti kita sudah mengclosing penjualan meskipun kita tidak dapet duitnya. Setelah teman-teman paham dengan apa yang dimaksud dengan closing dan bagaimana karakter konsumen dalam mencari sampai dia memutuskan sebuah produk yang ingin dipakai, maka sekarang saatnya kita mempelajari 5 teknik closing.

Yang pertama adalah pastikan anda harus berhubungan dengan yang
namanya decision maker atau pembuat keputusan. Kalau Anda menawarkan seorang ayah tiba-tiba nanti ayahnya tanya istri dulu, tanya keponakan dulu ataupun tanya keluarganya dulu, maka dia itu bukan decision maker yang akibatnya dia tidak akan membeli produk yang anda tawarkan.

Yang kedua adalah jangan memaksa tapi mengedukasi. Tugas kita sebagai seorang penjual tidak boleh memaksa seperti “ayo beli dong beli. Beli-beli kalo tidak beli liat ya, siap-siap ya” itu tidak boleh. Pastikan kita bukannya sedang memaksa tapi kita lagi mengedukasi customer kita. Masalah nanti dia beli ataupun tidak beli itu pilihan dia, tapi yang penting kita membuka wawasannya, kita membuka mindsetnya, keunggulan ataupun manfaat dari produk yang kita tawarkan kalau dia pakai akan mendapatkan benefitnya Seperti apa.

Yang ketiga adalah buat jembatan antara keinginan dengan kebutuhan misalnya begini barang kita adalah alat pijat dan keinginan dia adalah hidup sehat maka kita bisa bercerita nih “pak bapak ingin hidup sehat ya? nah salah satu ciri orang tidak hidup sehat adalah badannya pegal-pegal maka supaya hidupnya bisa sehat kita bisa menyembuhkan pegal-pegalnya dengan alat pijat yang saya sediakan ini” seperti itu jadi kita edukasi, kita terangkan.

Lalu yang keempat adalah teman-teman harus mengerti teknik mengatasi keberatan. Dengan kita bisa mengatasi keberatan maka konsumen bisa kita closing dengan lebih cepat dan lebih mudah. Persiapkan hal-hal script yang konsumen sering utarakan pada saat mereka keberatan misalnya adalah harga mahal jawabnya seperti apa, belum butuh anda harus jawabnya seperti apa, jangan sekarang ya tanya istri dulu maka anda
harus jawabnya seperti apa. Jika teman-teman pernah bertemu dengan handling objection seperti ini dan anda sudah punya script untuk menjawab hal tersebut maka kita bisa mengclosing konsumen dengan lebih mudah.

Dan yang kelima adalah ketika closing kita berikan yang namanya closing+1. Closing+1 tuh apa sih? begini kalau misalkan dia ingin membeli barang kita, tiba-tiba kita kasih kejutan seperti kita kasih voucher, kita kasih permen, kita bisa kasih tiket nonton. Misalnya seperti itu ya jadi kan itu hal-hal yang sebenarnya tidak kita janjikan tapi kita berikan kejutan kepada mereka.


Teman-teman pengusaha entrepreneurs Indonesia suka dengan tips seperti ini? yuk subscribe channel ini dan follow komunitas saya, klik link yang ada di deskripsi bawah sini dan akan langsung menuju ke arah dari link tersebut ya yang tulisannya share.mytribe. Oke itu saja sekian terima kasih dan salam sukses sahabat entrepreneurs indonesia.
bye bye