Tips Jualan – Susah Berkomunikasi Dengan Customer? Pelajari 3 Type Komunikasi Dalam Berjualan

Tips Jualan – Susah Berkomunikasi Dengan Customer? Pelajari 3 Type Komunikasi Dalam Berjualan

Susah Berkomunikasi Dengan Customer? Pelajari 3 Type Komunikasi Dalam Berjualan

Halo pengusaha entrepreneur Indonesia.

Saya dengan Samuel Moses dari distributorbangunan.com kali ini kita akan membahas 3 jenis selling yang bisa anda aplikasikan kedalam
kegiatan berjualan anda. So, selamat menyaksikan.

Mungkin tanpa kita sadari ketika melakukan kegiatan berjualan, kita mengobrol, kita menawarkan barang. Yang kita tawarkan itu adalah barang saya kasih contoh saja ya, misalnya sebuah gelas ketika kita menawarkan “pak ini gelasnya terbuat dari tanah liat yang bagus banget, sablon nya ini di cetak selama 3 jam sehingga menghasilkan pressan yang sangat luar biasa,  pegangannya di lem menggunakan lem dexton yang kencang banget yang langsung menempel sehingga ketika kita pegang itu langsung kuat” itu jualannya by spesification dan seringkali jualan seperti ini banyak dilakukan di spek-spek handphone ataupun spek laptop seringkali dia memberi tahu kalau spek nya begini begitu. Nah, untuk orang yang sudah paham, sudah mengerti dengan bahasa-bahasa tersebut maka mereka akan langsung oke, langsung setuju, langsung membeli. mereka memilih-milih produk terbaik itu base on spek-spek yang di tawarkan oleh si iklan tersebut ataupun oleh si seller tersebut. Bukan maksudnya menyalahkan hanya saja tidak semua orang membeli karena spesifikasi, kebanyakan orang orang akan membeli karena ikut-ikutan, karena kata orang lain, kata rekomendasi dari rekomendasi baru dia akan maju ke step berikutnya mempelajari spesifikasi yang dimiliki oleh produk tersebut. Oleh karena ada rekomendasi, ada ikut ikutan maka kita akan masuk ke level yang kedua. Nah, di level yang kedua ini adalah kita jualannya dengan menggunakan story jadi kita bercerita pengalaman orang lain menggunakan produk ini, jadi misalnya “pak teman saya menggunakan gelas ini untuk meminum kopi. ketika dia meminum kopi itu dia sangat senang sekali karena gelas ini tahan panas pak jadi kebanyakan gelas itu biasanya kalau masuk air panas langsung retak nah kalau ini itu tidak retak” seperti itu, memang di terangkan secara spesifikasi gelasnya kalau tahan panas tapi di ceritakan bukan hanya seperti “pak gelas ini tahan panas karena dibuat menggunakan tanah liat begini begini lalu pegangannya begini begini sehingga anti lepas” bukan begitu tapi dia menggunakan story orang dimana kalau kebanyakan orang kalau menuangkan air panas gelasnya akan mudah retak tapi dengan gelas yang ini gelasnya tahan panas sehingga enak di gunakan, mudah digunakan dan tentunya meminum kopi pun menjadi lebih nikmat seperti itu. Jadi dia menggunakan cerita orang lain, itu menggunakan story. Ada yang lebih powerfull nih di pengalaman saya pribadi, ini adalah level yang ketiga. Di level yang ketiga adalah ketika kita menawarkan sebuah barang, kita menjual sebuah barang sebenarnya kita bukan lagi seperti menjual tapi seperti kita sedang bercerita pengalaman pribadi contohnya bercerita pengalaman pribadi itu seperti, ini bukan berjualan ya misalkan anda
menggunakan motor misal motor yamaha MT 25 dimana motor ini tuh ngebut banget, sport banget, akselarasinya bagus banget jadi untuk mulai dari 0-100 butuh waktu sekitar 5-8 detik misalnya seperti itu ya. Nah, ketika kita ngobrol dengan teman kita “bro lu gimana? lu kan punya motor MT25 enak ga?” atau misal begini ngobrolnya “eh gue lagi nyari motor yang bisa ngebut terus motornya juga bisa lajunya kenceng, di bawanya enak, kira kira apa ya?”, “oh ini bro gue pakai MT25 enak, asik kok kalau ngebut terus kalau di bawa tuh ga goyang stabil juga motornya” nah ketika kita bercerita hal seperti itu kepada teman kita tidak menutup kemungkinan dia akan tertarik dan langsung membeli motor tersebut.
Itu pointnya, meskipun kita tidak menjual motor tapi karena kita bercerita
dan ada pengalaman pribadi di situ, ada experience pribadi di situ maka teman kita pun akan percaya dan akan cenderung memilih motor yang sudah di rekomendasikan oleh kita untuk di pakai ataupun dimiliki. Jadi kalau misalnya kita berjualan misalkan seperti saya berjualan bahan bangunan saya bisa berjualan memakai teknik story ataupun di level 3 ini story by experience.  Jadi saya pernah bangun rumah nah kebanyakan pipa itu kan mahal banget sedangkan pipa yang mahal itu memang dia memiliki spek yang bagus untuk kebutuhan yang cukup berat misalnya untuk casing pompa air gitu kan sedangkan saya kebutuhannya hanya untuk pengaliran air, hanya untuk mengalirkan kotoran. Maka saya tidak akan membutuhkan pipa-pipa yang terlalu mahal oleh karena itu saya akan memilih pipa yang sangat murah, yang saya jual, tidak terlalu mahal, barangnya juga middle lah di bilang bagus banget kaya merek-merek terkenal tidak tapi di bilang jelek banget tidak juga. Silahkan pilih saja kepada si calon prospek ini ataupun konsumen ini mau tidak pakai pipa yang modelnya seperti ini jadi memang tidak ada paksaan disini tapi lebih ke kita bercerita pengalaman pribadi kita kenapa kita merekomendasikan pipa ini atas dasar kebutuhan yang perlunya tidak terlalu berat dan bisa menghemat kantong jadi kita ada problem solvingnya juga, ada storynya juga, ada experience nya juga dan kita bisa bercerita juga disana dari hasil pengalaman kita pakai pipa ini hanya untuk casing ternyata bisa di pakai. Sekarang saja saya sudah pakai berapa lama ya pipanya sepertinya sudah hampir 10 tahun, oke tidak ada masalah atau ada bocor-bocor dan memangkan pakainya tidak terlalu berat.

Sellingnya by spesifikasi, sellingnya by story storynya kita bisa pakai orang lain dan yang ketiga selling by story dan experience kita pribadi dimana kalau kita bercerita pengalaman pribadi akan dapet kita punya rasa antusiasnya sehingga orang bisa ikut dibanding dengan level kesatu dan kedua.

Suka dengan tips bisnis productivity, mindset dan berbagai macam hal yang berkaitan dengan topik pengembangan diri? teman-teman boleh subscribe channel ini, like, comment dan juga share videonya. Saya punya komunitas bahan bangunan jika teman-teman ingin ikut di dalamnya dimana saya banyak sharing tentang hal-hal yang berkaitan dengan bisnis bahan bangunan dan kita ketemu lagi di video berikutnya bersama dengan saya Samuel Moses dari distributorbangunan.com. Terima kasih, salam sukses buat semuanya jangan lupa senyum.
bye bye.

Susah Berkomunikasi Dengan Tim? Ini Dia 4 Langkah Berkomunikasi Dengan Tim!

Susah Berkomunikasi Dengan Tim? Ini Dia 4 Langkah Berkomunikasi Dengan Tim!

Ini Dia 4 Langkah Berkomunikasi Dengan Tim!

Anda suka sakit hati dengan tim? suka kesal dengan tim? atau mungkin anda sering dongkol karena tim anda itu tidak mengerti tentang apa yang anda sampaikan dan kok rasanya mereka bodoh banget ya, kalau bukan saya yang ngerjain kayaknya tidak akan beres deh. Kalau begitu gimana dong? saya akan membahas cara berkomunikasi bersama tim supaya mereka bisa mengerti dengan apa yang kita mau, dengan apa yang kita maksud dan ini dia.

Yoo teman-teman dengan Samuel Moses dari distributorbangunan.com gimana caranya biar kita berkomunikasi dengan tim dan tim pun tidak bingung dengan apa yang kita mau, tim juga bisa ngerjainnya dengan senang, kemudian kita pun tidak dongkol dengan tim kita karena mereka tuh kayak tidak ngerti-ngerti gitu. Nah, begini poinnya adalah kalau saya ya ketika berkomunikasi ataupun ketika memberikan pengarahan saya akan bercerita dulu coba lakukan ini, coba lakukan A, coba lakukan B, coba lakukan C ya jadi itu pertama saya biasanya akan memberikan perintah dulu. Satu nih ya perintah lalu yang kedua saya akan memberikan goals. Jadi maksud dari perintah ini tuh apa sih? contohnya misal gini “coba tolong input postingan di sosial media ya, postingan tentang tips bisnis yang sudah saya buat setiap hari. jam 08.00 pagi ya” Nah setelah itu saya akan kasih goalsnya nih, oke kenapa
harus delapan pagi? karena disitu adalah jam-jam orang buka handphone gitu ya lalu kenapa kita harus posting? supaya orang aware terhadap diri kita terus itu buat jadi sarana promosi juga gitu kan terhadap produk yang kita jual. Kemudian yang ketiga adalah perspektif. Jadi perspektif itu kita akan tanyakan kepada tim kita seperti “eh so menurut kamu gimana nih? ini oke tidak perintahnya? terus dari apa yang saya maksud ini kira-kira works tidak? apa akan ada sebab akibatnya tidak ya? jadi misalnya kita kan ingin akibatnya meningkatkan promosi nih dengan kita melakukan sebabnya seperti ini akibatnya sesuai tidak dengan ekspektasi kita ini? menurut kamu gimana?” jadi kita akan ngobrol kita, akan tukar pendapat dengan tim kita. Nah dengan kita ngobrol begitu membuat saya lebih percaya diri terhadap apa yang saya perintahkan, dengan apa yang saya pikirkan, idenya kira-kira bakal lebih works atau tidak. Bagaimanapun juga sebuah pendapat itu akan lebih bekerja dengan baik jika diutarakan benar oleh dua orang atau lebih itu lebih baik lagi validasinya gitu ya poinnya. Nah, jadi kita bisa tanyakan perspektif ini kepada tim kita apakah kita sudah tepat ataupun belum atau mungkin dia punya perspektif lain gitu. Setelah kita ngobrol nextnya adalah biasanya saya akan berdiskusi action plan apa yang bisa dilakukan oleh dia ataupun dia sebagai pengarah kepada orang lain gitu ya. Jadi action plannya misal “oke kalau gitu besok ya jam 08:00 posting, kamu buka dulu laptopnya langsung buka sosial media yang pertama Facebook lalu kedua IG dan yang ketiga YouTube” misalnya begitu. Itu udah ngomongin action plan dan itu tercatat biasanya perintah 1 perintah 2 perintah 3 harus ngelakuinnya seperti apa biasanya tercatat. Jadi pertama ada perintah, ada goals, ada diskusi, perspektif ya terus keempat kita diskusi action plan itu bisa membantu mengclearkan apa yang kita sampaikan, tim juga bisa mengerti apa yang kita mau dan action plannya akan jelas. Jadi hindari diskusi-diskusi ataupun meeting-meeting yang ada sesi curhat atau pun gosipnya. Kalau memang ada sih yaudah tapi clear kan dulu nih urusan pekerjaan yang mau dilakuin setelahnya baru anda bergosip, bercerita atau misalnya membicarakan hal-hal yang lain. Itu sudah boleh dilakukan asalkan yang bagian pekerjaannya sudah selesai terlebih dahulu ya.

Teman-teman pengusaha entrepreneurs Indonesia semoga tips ini bisa
membantu teman-teman semua sehingga kita bisa berkomunikasi dengan tim lebih baik, tidak mudah marah, tidak mudah kesal, kita bisa lebih happy dan juga lebih enak kerjasamanya dengan tim. Kita juga tentunya kalau tidak mudah marah-marah kan kita bisa lebih awet muda dan lebih bisa menikmati hidup. Kalau marah-marah terus stress kan tidak enak.

So suka dengan tips seperti ini? subscribe, like, komen dan juga share. Saya punya komunitas bahan bangunan. Jika teman-teman berkenan dan ingin ikut boleh klik link http://sharemytribe.me/b2c8 tinggal di klik saja
nanti teman-teman akan langsung ke sana. Kita akan berjumpa lagi di video berikutnya bersama saya Samuel Moses dari distributorbangunan.com tetap senyum, semangat dan mantap.

Anda Suka Menunda Pekerjaaan? Ini Dia Trik Supaya Kita Tidak Menunda Pekerjaan!

Anda Suka Menunda Pekerjaaan? Ini Dia Trik Supaya Kita Tidak Menunda Pekerjaan!

Anda Suka Menunda Pekerjaaan? Ini Dia Trik Supaya Kita Tidak Menunda Pekerjaan!

Halo sahabat entrepreneur pengusaha Indonesia, kembali lagi dengan Samuel Moses dari distributorbangunan.com

Nah sekarang saya mau bertanya nih Apakah anda memiliki kebiasaan menunda-nunda suatu pekerjaan atau mungkin anda mempunyai seorang Tim yang suka menunda pekerjaan atau mungkin Anda memiliki anak yang atau mungkin, anda memiliki Ayah ya Nggak tahulah statusnya mana Pokoknya orang terdekat
anda yang anda sayangi yang ada kasih itu mereka ini mempunyai kebiasaan yang namanya menunda-nunda sebuah pekerjaan dan kalau memang ada hal yang demikian maka di video kali ini saya akan membahas trik dan tips Gimana caranya supaya kita nggak menunda-nunda sebuah pekerjaan


Semua pekerjaan itu sebuah sifat yang banyak dialami oleh setiap orang ya jadi memang rata-rata orang ada kecenderungan suka menunda pekerjaan itu enggak salah sih cuman yang menjadi masalah adalah gini pekerjaannya itu sebenarnya bisa diselesaikan dengan cepat sehingga ketika bisa dibereskan dengan cepat di orang ini ataupun kita ataupun saya itu kita bisa ngurusin kerjaan yang lain. Dan kita bisa menghasilkan lebih banyak diwaktu dimana kita sudah membereskan pekerjaan yang sudah menjadi tugas kita sebelumnya gitu ya jadi kita enggak pakai nunda sini kita bisa ngerjain sesuatu yang lain.

Nah pertanyaanya, Kenapa orang sudah kalau memang bisa lebih cepat Kenapa dia masih harus menunda pekerjaan ternyata ada sebuah jurnal ada sebuah hukum namanya adalah Parkinson Law ya the Parkinson law dia berbunyi seperti ini ya :
Perkinson law ya Work expands so as to fill the time available for its completion artinya, kalau kamu punya pekerjaan dikasih deadline nya 3 hari maka kerjaannya juga bisa beres dalam waktu 3 hari kalau deadline nya 5 hari maka bisa beres 5 hari, kalau dikasih deadline nya sebulan ya, menurut anda akan beresnya Berapa lama? Coba ya beresnya berarti sebulan gitu ya..

Jadi deadline nya kapan maka orang akan berusaha memaksimalkan semaksimal mungkin sesuai dengan tenggang waktu anda kasih Tempo nih bayarnya 3 bulan tapi bisa diberesin dalam waktu seminggu gitu Iya tetep aja akan diberesin selama 3
bulan gitu jadi memang ini namanya Parkinson law ada, ada jurnalnya gitu ya dari ini saya nemu ya.

Nah teman-teman sebenarnya itu adalah sifat yang tidak banyak dimiliki oleh orang-orang terkaya di dunia mereka kalau bisa lebih cepat maka mereka akan berusaha menyelesaikan lebih cepat dan
kalo bisa secepat mungkin sepraktis mungkin dan sebagus mungkin itu yang prinsip ataupun mindset yang dimiliki oleh milioner, orang-orang terkaya yang 10 teratas dunia ataupun ya mungkin 5000 orang terkaya lah pasti orang-orang seperti itu untuk
urusan menunda-nunda itu di mereka hampir jarang ya mungkin ada lah sekali-kali cuman jarang tapi kalau kebanyakan orang yang emm mengenai sifat ini mereka itu punya ya.

Jadi pertanyaannya Anda adalah orang yang mana nih?
yang calon 5000 orang terkaya dunia atau orang yang kebanyakan yang rata-rata?

Nah teman-teman, jadi tipsnya untuk kita enggak menunda pekerjaan yang seharusnya bisa kita bereskan dengan cepat kita harus punya namanya skala prioritasnya tentukan dulu dari pekerjaan yang paling mudah sampai ke paling susah dari yang paling cepat ke yang paling lama ya gitu.

Jadi kalau misalnya kita sudah bisa menyelesaikan dengan cepat itu nanti akan muncul di
dalam hati kita sebuah perasaan yang namanya quick win, merasa menang gitu.

Nah ketika kita merasa menang kita merasa Happy kita tuh seperti punya yang namanya energi Dorongan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang berikutnya ya jadi pastikan kita menyusun skala prioritas terus dibantu juga dengan jadwal ya atau waktu atau disebut time management ini 30 menit beres setelah itu nanti jam segini sampai jam segini mengerjakan apa jam segini sampai jam segini ngerjain apa

Ya itu bisa temen-temen praktekan supaya kita bisa menghasilkan lebih banyak di waktu yang kita hidupnya hanya 24jam sehari.

Oke semoga tips ini bisa bermanfaat dan kita akan ketemu lagi di video, berikutnya jangan lupa subscribe, like, komen dan juga share videonya dan saya juga punya tiktok @distributorbangunan
teman-teman jangan lupa follow ya oke mantap
Salam sukses jangan lupa Senyum

Dan bye bye~

 

Motivasi Bisnis Dan Pengembangan Diri – 23 Softskill Yang Harus Dikuasai Supaya Bisa Sukses Part 2

Motivasi Bisnis Dan Pengembangan Diri - 23 Softskill Yang Harus Dikuasai Supaya Bisa Sukses Part 2

Motivasi Bisnis Dan Pengembangan Diri – 23 Softskill Yang Harus Dikuasai Supaya Bisa Sukses Part 2 | Samuel Moses Di dalam video motivasi hidup yang gw bahas, Gw ingin Share GImana caranya biar bisa sukses Ada 23 cara motivasi kehidupan yang bisa Dicoba untuk anda praktekkan

 

Jangan Lupa Untuk SUBSCRIBE, LIKE & SHARE yah..

 

Samuel Moses
https://wirausahawansukses.com
http://agenasuransibandung.com
http://distributorbangunan.com
http://distributorpipapvc.co.id

https://instagram.com/ss080189/
https://instagram.com/distributor_bahan_bangunan/

Motivasi Bisnis Dan Pengembangan Diri – 23 Softskill Yang Harus Dikuasai Supaya Bisa Sukses Part 1

Motivasi Bisnis Dan Pengembangan Diri - 23 Softskill Yang Harus Dikuasai Supaya Bisa Sukses Part 1

Motivasi Bisnis Dan Pengembangan Diri – 23 Softskill Yang Harus Dikuasai Supaya Bisa Sukses Part 1 | Samuel Moses Di dalam video motivasi hidup yang gw bahas, Gw ingin Share GImana caranya biar bisa sukses Ada 23 cara motivasi kehidupan yang bisa Dicoba untuk anda praktekkan

 

Jangan Lupa Untuk SUBSCRIBE, LIKE & SHARE yah..

 

Samuel Moses
https://wirausahawansukses.com
http://agenasuransibandung.com
http://distributorbangunan.com
http://distributorpipapvc.co.id

https://instagram.com/ss080189/
https://instagram.com/distributor_bahan_bangunan/